Tampilkan postingan dengan label daily. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label daily. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 25 Januari 2014

Surat untuk Ibu Negara

Surat terbuka kepada ibu negara yang berjudul “Instagram untuk Ani Yudhoyono dari Vita Sinaga-Hutagalung Korban Sinabung”, pada awalnya di-posting pada layanan situs Kompasiana dengan link : http://politik.kompasiana.com/2014/01/19/instagram-untuk-ani-yudhoyono-dari-vita-sinaga-hutagalung-korban-sinabung-628903.html .

Namun artikel yang ditulis oleh akun Ninoy N Karundeng (terverfikasi) itu tiba-tiba dihapus oleh pihak Kompasiana.
Berikut isi Surat Tersebut:
Instagram untuk Ani Yudhoyono dari Vita Sinaga-Hutagalung Korban Sinabung
Yth. Ibu Ani Yudhoyono, nama sahaya Vita Sinaga-Hutagalung, satu dari puluhan ribu korban letusan Gunung Sinabung yang letaknya di Sumatera, bukan di Jogjakarta atau Magelang. Sahaya ingin sekali menuliskan dan melukiskan Sinabung lewat jepreten tustel seperti Ibu Ani lewat telegram, eh, Instagram. Atau melukiskan keindahan derita Sinabung dengan mengabadikan jepretan kamera dan menampilkan di Instagram. Namun, apa daya. Kami para pengungsi tak memiliki apa-apa lagi.
Ibu Ani yang cantik jelita bulat mukanya, surat ini sahaya tuliskan menjelang kedatangan Bapak Susilo Bambang Yudhonono – suami dan presiden Ibu Ani ke Tanah Karo. Sahaya dengar dan yakin Ibu Ani sangat berperan menentukan kebijakan negara Indonesia, sama halnya para koruptor yang selalu disetujui dan didukung oleh para isteri mereka. Sahaya dengar dari wartawan yang selalu datang ke mari selama enam bulan ini, bahwa Ibu Ani aktif sekali di dunia maya ya Ibu Ani. Kata para wartawan Ibu Ani hobby sekali main Instagram, Twitter dan Facebook.
Ibu Ani yang cantik bulat menarik hati, katanya Ibu bahkan senang sekali mengabadikan apapun. Bahkan bisa juga Ibu Ani ribet mengurus Instagram dan main tustel. Itu adalah aktivitas sangat positif sebagai Ibu Negara. Aktivitas Ibu Ani bermanfaat untuk bangsa dan negara Indonesia. Di situlah kedekatan rakyat sampah jelata dengan para pejabat dan istri pejabat tinggi yang menjulang ke langit ketujuh dapat terjembatani.
Ibu Ani, dengan aktivitas Ibu Ani di Istagram, maka kami sebagai korban Gunung Berapi Sinabung telah tertolong. Dengan melihat kebahagiaan Ibu Ani, Anissa Pohan – yang menjuluki Ibu Ani sebagai mertua terbaik di dunia dan akhirat, cucu-cucu yang cantik dan gagah menarik, Ibas yang berenang dengan baju mau menyelam padahal di kolam renang dangkal, lalu ke pantai dengan memakai batik resmi, itu pertunjukan yang mampu memberikan kebahagiaan buat kami.
Ibu Ani, kami para pengungsi tak membutuhkan apapun selain gambar-gambar di Instagram. Kami tak butuh tanah pertanian yang telah rusak untuk direhabilitasi. Kami tak butuh makanan. Kami tak butuh obat-obatan. Kami tak butuh selimut. Kami tak butuh pembalut wanita. Kami tak butuh pakaian. Kami tak butuh tempat tinggal karena tempat tinggal kami ya di 59 tempat pengungsian selama enam bulan ini. Kami pun tak butuh apa-apa selain melihat dan menonton foto-foto kebahagiaan Ibu Ani sekeluarga melalui Instagram. Instagram Ibu Ani adalah kebahagiaan kami.
Ibu Ani yang cantik jelita dengan muka bulat sempurna. Dari muka Ibu kami tahu Ibu adalah orang paling baik di Bumi, Langit dan Surga nanti. Untuk itu, kami sebagai warga negara merasa puas dan senang berbagi melihat kebahagiaan keluarga Ibu Ani. Sementara di pengungsian ini, kami selama enam bulan, merasakan kurang makan, kurang tidur, kurang nyaman dan kurang kebahagiaan – namun sekali lagi, melihat kebahagiaan keluarga Presiden RI, kami sudah kenyang dan berbahagia. Sudah selayaknya sahaya dan rakyat melayani pejabat dan orang besar serta penguasa. Maka, biarkanlah kami di Tanah Karo dan Sinabung menikmati pengorbanan sebagai hamba kepada penguasa.
Ibu Ani yang terhormat, bolehlah sahaya pesankan kepada Ibu agar memberi tahu Bapak Presiden Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhyono, suami Ibu yang besar badannya itu, untuk (1) jangan menetapkan bencana Sinabung sebagai bencana nasional, agar kami tak mendapatkan bantuan berskala nasional, (2) jangan kami diberi bantuan apapun karena kami bangsa Indonesia dan Batak akan pergi ke saudara-saudara kami untuk mencari kehidupan – itu yang banyak diperhatikan bahwa bangsa Batak memiliki kekuatan sendiri, (3) biarkan kami tetap di pengungsiaan selama-lamanya, (4) jangan Ibu Ani hentikan kegiatan main tustel, kamera standard professional seharga Rp 250 juta, untuk menampilkan foto-foto Ibu Ani, Annisa Pohan – anak koruptor bernama Aulia Pohan – dan juga cucu-cucu dan anak-anak tercinta, karena foto-foto Instagram Ibu Ani adalah kebahagiaan bagi kami semua: warga pengungsi yang tak memiliki apa-apa selain air mata.
Ibu Ani yang terhormat, demikian surat Instagram kami. Karena kami tak tahu Istagram itu apa maka mohon maaf yang sahaya tahu adalah telegram di kampung kami dulu. Sahaya pikir dengan menulis Instagram ini, yakni istagram tanpa foto karena tak memiliki tustel, maka pesan yang sahaya sampaikan rasanya sampai. Kami warga korban gunung berapi hanya membutuhkan gambar-gambar yang indah hasil jepretan Ibu Ani di Instagram. Kami di pengungisan sudah puas dan bahagia meskipun kami sakit, kurang makan, kurang pakain, tak memiliki tempat bekerja karena pertanian kami hancur, anak-anak mahasiswa kami sebanyak 25,000 terancam tak bisa bayar uang kuliah dan makan, namun itu semua tak penting. Yang penting kami menonton foto-foto Instagram Ibu Ani sekeluarga yang berbahagia. Itulah rentetan nestapa duka derita sengsara kami selama enam bulan letusan Gunung Sinabung paling dalam yang Ibu tak pernah pikirkan – sama dengan suamimu dan para menteri yang sibuk nyaleg lagi.
Salam bahagia ala saya Ibu Ani Yudhoyono yang cantik jelita bulat sempurna.

source: http://whatanews.net/surat-terbuka-korban-sinabung-kepada-ibu-negara-yang-dihapus-oleh-kompasiana/

Selasa, 14 Januari 2014

Jawaban Polos nan Lucu Khas Anak-Anak

1. Menemukan "x"

Dalam pelajaran pythagoras , biasanya kita diminta mencari panjang salah satu sisi segitiga. Diibaratkan sebagai 'x' dan meminta anak-anak menghitung berapa jumlahnya.
Lucunya anak yang satu ini dengan polosnya melingkari dan menunjuk huruf x di salah satu sisi. Menganggap bahwa inilah jawaban yang benar menurutnya. Well, memang tidak salah juga kan.

2. Tak terhingga
Dicontohkan dalam salah satu pertanyaan yang akan diajukan, bahwa ternyata memang jumlah akhirnya tak terhingga, dilambangkan dengan karakter yang mirip dengan angka 8 yang sedang tidur.
Dan karena sudah diberi contoh demikian, di jawaban pertanyaan selanjutnya, angka 5 dibuat tidur. Apakah jawaban ini salah? Tentu saja, tetapi logika si anak ini cukup diacungi jempol.

3. Menjabarkan
Menjabarkan variabel bukanlah salah satu pelajaran yang menyenangkan, dan inilah yang dilakukan seorang anak bernama Peter saat menjabarkan variabel.
Yeap, ia membuat setiap variabelnya semakin jauh jaraknya.

4. Mengubah
Ketika menjawab pertanyaan, anak-anak punya berbagai logika dan solusi terhadap pertanyaan tersebut. Seperti ini salah satu contohnya, di mana seorang anak diminta mencari tahu apa yang harus dilakukan untuk mengubah centimeter ke meter.
Sederhana, si anak menjawab dengan "coret saja kata centinya"

Cerdas, nak! 

5. Letaknya di bawah
Saat diminta untuk memberi tanda tangan, tentunya Anda akan memberi tanda tangan sebuah dokumen di bagian bawah. Di mana di sana ada jabatan dan nama terang. Dan hal itu ternyata menjadi sesuatu yang dihafalkan oleh anak-anak.
Ketika ditanya di mana dokumen deklarasi kemerdekaan Amerika ditanda tangani, ia tidak menyebutkan kota atau gedung apapun. Ia menjawabnya dengan polos, "tanda tangannya terletak di bawah"

6. Cicin romantis
Anak-anak juga pengamat yang cerdas soal hubungan pria dan wanita. Dan tentunya hal ini tidak boleh diremehkan begitu saja.
Saat ada pertanyaan soal cincin planet Saturnus, anak-anak membayangkan cincin yang sama seperti yang dipakai orang tuanya, sebagai tanda cinta.
Jadi tidak salah kalau seorang anak menjawab cincin Saturnus sebagai bukti tanda cinta Tuhan pencipta alam semesta.

7. Atau
Seorang guru memang hendaknya lebih cerdas daripada muridnya ketika mengajarkan atau membuat suatu pertanyaan. Dan hendaknya guru juga bisa menghargai logika jawaban murid-muridnya atas pertanyaan yang ia berikan.
Seperti salah satu jawaban unik ini, di mana seorang guru meminta anak menuliskan lebih besar atau lebih kecil, dan ternyata malah si anak menuliskan or/ atau di tengah-tengahnya, tepat seperti contoh.





Senin, 30 Desember 2013

" cabe - cabean "

Apa itu "Cabe-cabean?"

menurut gue jaman udah makin kacau aja yah, gue gak ngerti ? jangan tanya gue oke. sebelum ke cabe cabean gue pengen kasih tau dulu ke lo semua, sebelum kata cabe cabean ini fenomenal udah pernah ada yang fenomenal duluan kalian tau apa " ALAY "waktu gua SD belum ada nih kata kata ALAY , gak ada , jaman jaman gua SMA aja baru muncul kata alay , gue gak tau siapa yang mencetuskan kata ALAY pertama kali , sampe bumingnya keteraluan gitu . gak tau gue siapa pencetus alay pertama kali. jadi kalian gak usah tanya gue.
sesudah kata alay, jaman sekarang banget ini, di masa perkuliahan gue, gue diperkenalkan dengan kata " CABE CABEAN " beuuhhh akhir akhir lagi heboh banget sama kata " cabe cabean " , sumpah gue gak ngerti banget apa itu maksud dari kata cabe cabean . why cabe ? kenapa gak terong terongan, timun timunan, lengkoas lengkoasan, KENAPA HARUS CABE ??KENAPA ??

jadi gini awal mula pertama gue denger kata "cabe cabean" itu di kelas, waktu gue lagi kuliah, waktu temen gue ka anis nyeplos gitu " ahh lu jangan pada kayak cabe cabean dah", gue bingung dong, gue bukan anak gaul yang tau semua kostak kata atau artian artian gue ini cupu, you know ? , ya otomatis gue langsung tanya " hahaha cabe cabean apa'an si ka ?" dia cuma nyengir, ya karna menurut gue kata cabe cabean itu gak penting untuk gue tau artinya, yaudah gue abaikan, tapi keesokan harinya kata " cabe cabean " diucapkan lagi dan lagi, itu ngebuat gue semakin kepo apa'an si cabe cabean ?? akhirnya gue nanya ama temen sekelas gue yang gaulnya bagus ketimbang gue sebut saja putri .
" put, cabe cabean apa'an si ? "
" itu loh jeng anak anak cewe genit jaman sekarang "
langsung aja gue " oohhhh cewe genit, yaelah dasar cabe cabean"

semenjak itu hari gue berubah, gue jadi lebih dermawan karna tiap hari gue #prayforcabecabean << hesteknya @young_lexx :)) ditambah lagi setiap hari gue makin kepo sama anak cabe cabean. anak twitter pun sering menyebut kata " hahaha kayak cabe cabean jaman sekarang luh " atau seperti twitt dibawah pict ini :


akhirnya gue menemukan pencerahan gue di pertemukan dengan videonya bang @Young_Lexx di youtube , asli gua ngakak liatnya . sekarang gue ngerti cabe cabean itu yang kayak gimana.

|| dari tadi ngomongin kata cabe cabean mulu, jadi sebenernya cabe cabean itu kayak gimana si jeng ??? ||

iya santai dong ini baru mau gue bahas. gue ngereview lah yah bisa dibilang dari videonya bang @Young_Lexx , disini akan gue jelasin 5 kategori cabe cabean . langsung aja cekidottt>>>>


1. biasanya cabe cabean itu cewek pake BEHEL
gue gak tau yah behel ini kan udah tenar dari gue masih duduk di bangku SMA kelas 2, sekarang gue udah kuliah walaupun baru semester 1 , fenomena behel masih saja di sangkut sangkutkan, dulu katanya " yang pake behel ALAY ", berrevormasi menjadi " yang pake behel GAUL " eh sekarang " yang pake BEHEL cabe cabean " , iya si emang pake behel mending kenapa gitu giginya. ya ini CUMA BUAT GAYA DOANG, mana pasang behelnya bukan di dokter gigi, malah sangkin ngebetnya dia beli behel yang 35 50 han. jadi gue SETUJU aja cewek pake behel buat gaya gayaan masuk ke kategori pertama cabe cabean.

2. biasanya cabe cabean itu kalo malem minggu make up, udah make up abis abisan ujung ujungnya BELI BUBLE , haduh pliss deh beli buble aja pake make up , orang mah kalo pake make up mau ke kondangan, moll.  haduh plis deh kalo mau beli buble itu gak usah pake make up, kalo beli buble aja pake make up itu FIX FIX FIX cabe cabean.

3. biasanya cabe cabean itu BONCENG 3, celana pendek ( celama gemes ) , malah pernah gue liat bonceng 4 dempet dempetan kaya rantang, eh tapi bentar DULU yah DULU banget sebelum ada kata ALAY sama CABE CABEAN gue sering loh bonceng 4 kalo mau silatuhrami kerumah sodara-sodara gue selalu ceng'4 : bokap gue, nyokap gue, adek gue, dan gue . sorry bro dulu gue belom punya mobil jadi kendaraan paling berkeluarga yaitu motor dan DULUnya gue belom bisa naek motor, jadi FIX kalo itu bukan termasuk cabe cabean . lo tau lah yang dimaksud cabe cabean bonceng 3 itu gimana. 

4. cabe cabean biasanya kalo malam minggu pacaran di jembatan flay over men , itu parah, gue gak ngerti kenapa mereka pacaran di atas gembatan gitu, padahal kan mereka pacaran bisa , nonton bioskop, makan , maen bowling, maen timezone .gue gak ngerti kenapa mereka pacaran di jembatan kayak gitu antara gak punya duit atau irit atau apalah gue gak tau. 
gini nih cabe cabean :))

5. cabe cabean itu gak terima keadaan , dan semua berubah semenjak adanya kamera 360 , pertemanan jadi rusak , misal lo temenan gitu yah di facebook atau di twitter atau di sosial media lainnya, avatarnya cakep gilak, kecee gilak eh pas ketemuan lo dapet ZONK , jadi itu semacam penipuan , penipuan foto, kata bang yonglex juga seharus itu di masukan ke pasal penipuan foto . itu parah, pertemanan jadi rusak kacau balau.  semua menjadi indah karena efek kamera 360 .

oke segitu dulu pembahasan gue tentang cabe cabean, udah pada ngertikan cabe cabean itu yang kayak gimana , dan kategorinya kayak apa.OKE segitu aja kategori kategori cabe cabean, karna gue takut blog gue kepanjangan jadi nantinya takut gak bisa di publish :D sebenernya ada 10 yah kategori cabe cabean ala bang yong lexx itu , kalo kalian mau liat lebih jelasnya bisa tonton video di bawah ini. ini videonya bang @young_lexx yang ngebahas tentang cabe cabean seperti yang gue bilang diatas . oke sekian terimakasih :3



Jumat, 29 November 2013

Lo Siaw Ging: Dokter Tanpa Tarif

Dokter Lo (Foto: Solografi.com)
Dokter Lo (Foto: Solografi.com)
Nama lengkapnya Lo Siaw Ging, namun ia lebih dikenal dengan panggilan dokter Lo. Di Solo, Jawa Tengah, dokter keturunan Tionghoa berusia 78 tahun ini populer bukan hanya karena diagnosa dan obat yang diberikannya selalu tepat, tapi juga karena ia tidak pernah meminta bayaran dari pasiennya.
Setiap hari, kecuali Minggu, puluhan pasien antre di ruang tunggu prakteknya. Mereka berasal dari berbagai kalangan, mulai tukang becak, pedagang kaki lima, buruh pabrik, karyawan swasta, pegawai negeri, hingga pengusaha. Pasiennya tidak hanya datang dari Solo, tetapi juga kota-kota di sekitarnya, seperti Sukoharjo, Sragen, Karanganyar, Boyolali, Klaten, dan Wonogiri.
Dokter Lo menjadi istimewa karena tidak pernah memasang tarif. Ia juga tak pernah membedakan pasien kaya dan miskin. Ia justru marah jika ada pasien yang menanyakan ongkos periksa padahal ia tidak punya uang. Bahkan, selain membebaskan biaya periksa, tak jarang Lo juga membantu pasien yang tidak mampu menebus resep. Ia akan menuliskan resep dan meminta pasien mengambil obat ke apotek tanpa harus membayar. Pada setiap akhir bulan, pihak apotek yang akan menagih harga obat kepada sang dokter.
Perlakuan ini bukan hanya untuk pasien yang periksa di tempat prakteknya, tapi juga untuk pasien-pasien rawat inap di rumah sakit tempatnya bekerja, RS Kasih Ibu. Alhasil, Lo harus membayar tagihan resep antara Rp 8 juta hingga Rp 10 juta setiap bulan. Jika biaya perawatan pasien cukup besar, misalnya, harus menjalani operasi, Lo tidak menyerah. Ia akan turun sendiri untuk mencari donatur. Bukan sembarang donatur, sebab hanya donatur yang bersedia tidak disebutkan namanya yang akan didatangi Lo.
“Beruntung masih banyak yang percaya dengan saya, ” kata dia.
Di mata pasien tidak mampu, Lo memang bagaikan malaikat penolong. Ia  menjungkirbalikan logika tentang biaya kesehatan yang selama ini sering tak terjangkau oleh pasien miskin. Apa yang dilakukan Lo juga seperti membantah idiom “orang miskin dilarang sakit”.
“Saya tahu pasien mana yang mampu membayar dan tidak.  Untuk apa mereka membayar ongkos dokter dan obat kalau setelah itu tidak bisa membeli beras? Kasihan kalau anak-anaknya tidak bisa makan, ” kata dia.
Gaya bicaranya tegas cenderung galak. Tidak jarang ia memarahi pasien yang menganggap enteng penyakit. Ia bercerita pernah benar-benar sangat marah kepada seorang ibu karena baru membawa anaknya ke ruang prakteknya setelah mengalami panas tinggi selama empat hari.
“Sampai sekarang masih banyak orang yang bersikap seperti itu. Memangnya penyakit itu bisa sembuh dengan sendirinya. Kalau sakit ya harus segera dibawa ke dokter. Jangan melakukan diagnosa sendiri, ” ujar anak ke 3 dari 5 bersaudara itu.
Toh meski galak, Lo tetap dicintai. Ia menjadi rujukan berobat terutama bagi mereka yang tidak  mampu. Namun dokter lulusan Universitas Airlangga Surabaya ini merasa apa yang ia lakukan bukan sesuatu yang luar biasa dan tidak perlu dibesar-besarkan.
“Tugas dokter itu menolong pasiennya agar sehat kembali. Apa pun caranya. Saya hanya membantu mereka yang membutuhkan pertolongan dokter. Tidak ada yang istimewa, ” ujar dokter yang buka praktek di rumahnya, Kampung Jagalan, Jebres, Solo.
Dokter Sederhana
Lahir di Magelang, 16 Agustus 1934, Lo tumbuh dalam sebuah keluarga pengusaha tembakau yang moderat. Orang tuanya, Lo Ban Tjiang dan Liem Hwat Nio, memberi kebebasan kepada anak-anaknya untuk memilih apa yang dinginkan. Salah satunya adalah ketika Lo ingin melanjutkan SMA ke Semarang, karena dia menganggap tidak ada SMA yang kualitasnya bagus di Magelang ketika itu.
Setamat SMA, Lo menyatakan keinginannya untuk kuliah di kedokteran. Ketika itu, ayahnya hanya berpesan jika ingin menjadi dokter jangan berdagang. Sebaliknya jika ingin berdagang, jangan menjadi dokter. Rupanya, nasehat itu sangat membekas di hati Lo. Maksud nasehat itu, menurut Lo, seorang dokter tidak boleh mengejar materi semata karena tugas dokter adalah membantu orang yang membutuhkan pertolongan. Kalau hanya ingin mengejar keuntungan, lebih baik menjadi pedagang. .
”Jadi siapa pun pasien yang datang ke sini, miskin atau kaya, saya harus melayani dengan baik. Membantu membantu orang itu tidak boleh membeda-bedakan. Semuanya harus dilakukan dengan ikhlas. Profesi dokter itu menolong orang sakit, bukan menjual obat, ” ujar suami dari Gan May Kwee ini.
Menjadi dokter sejak 1963, Lo mengawali karir dokternya di poliklinik Tsi Sheng Yuan milik Dr Oen Boen Ing (1903-1982), seorang dokter legendaris di Solo. Pada masa orde baru, poliklinik ini berkembang menjadi RS Panti Kosala, dan kini berganti nama menjadi RS Dr Oen.
Selain dari ayahnya, Lo mengaku banyak belajar dari Dr Oen. Selama 15 tahun bekerja pada seniornya itu, Lo mengerti benar bagaimana seharusnya menjadi seorang dokter.
”Dia tidak hanya pintar mengobati, tetapi juga sederhana dan jiwa sosialnya luar biasa, ” kata mantan Direktur Rumah Sakit Kasih Ibu, Solo.
Apa yang dikatakan Lo tentang membantu siapa pun yang membutuhkan itu bukanlah omong kosong. Ketika terjadi kerusuhan Mei 1998 lalu misalnya, Lo tetap buka praktek. Padahal para tetangganya meminta agar dia tutup karena situasi berbahaya, terutama bagi warga keturunan Tionghoa. Namun, Lo tetap menerima pasien yang datang. Para tetangga yang khawatir akhirnya beramai-ramai menjaga rumah Lo.
“Banyak yang butuh pertolongan, termasuk korban kerusuhan, masak saya tolak. Kalau semua dokter tutup siapa yang akan menolong mereka?” kata Lo yang juga lulusan Managemen Administrasi Rumah Sakit (MARS) dari Universitas Indonesia.
Hingga kerusuhan berakhir dan situasi kembali aman, rumah Lo tidak pernah tersentuh oleh para perusuh. Padahal rumah-rumah di sekitarnya banyak yang dijarah dan dibakar.
Kini, meski usianya sudah hampir 80 tahun, Lo tidak mengurangi waktunya untuk tetap melayani pasien. Setiap hari, mulai pukul 06. . 00 sampai 08. 00, dia praktek di rumahnya. Selanjutnya, pukul 09. 00 hingga pukul 14. 00, Lo menemui para pasiennya di RS Kasih Ibu. Setelah istirahat dua jam, ia kembali buka praktek di rumahnya sampai pukul 20. 00.
“Selama saya masih kuat, saya belum akan pensiun. Menjadi dokter itu baru pensiun kalau sudah tidak bisa apa-apa. Kepuasan bagi saya bisa membantu sesama, dan itu tidak bisa dibayar dengan uang, ” ujar dokter yang sejak beberapa tahun lalu berjalan dengan bantuan tongkat ini.
Menurut Lo, istrinya memiliki peran besar terhadap apa yang ia lakukan. Tanpa perempuan itu, kata Lo, ia tidak akan bisa melakukan semuanya.
“Dia perempuan luar biasa. Saya beruntung menjadi suaminya, ” ujar Lo tentang perempuan yang ia nikahi tahun 1968 itu.
Puluhan tahun menjadi dokter, dan bahkan pernah menjadi direktur sebuah rumah sakit besar, kehidupan Lo tetap sederhana. Bersama istrinya, ia tinggal di rumah tua yang relatif tidak berubah sejak awal dibangun, kecuali hanya diperbarui catnya. Bukan rumah yang megah dan bertingkat seperti umumnya rumah dokter.
“Rumah ini sudah cukup besar untuk kami berdua. Kalau ada penghasilan lebih, biarlah itu untuk mereka yang membutuhkan. Kebutuhan kami hanya makan. Bisa sehat sampai usia seperti sekarang ini saja, saya sudah sangat bersyukur. Semakin panjang usia, semakin banyak kesempatan kita untuk membantu orang lain, ” kata Lo yang selama 43 tahun perikahannya dengan Gan May Kwee tidak dikaruniai anak.
Di tengah biaya obat-obatan yang mahal, pelayanan rumah sakit yang sering menjengkelkan,  dan dokter yang lebih sering mengutamakan materi, keberadaan Lo memang seperti embun yang menyejukkan. Rasanya, sekarang ini tidak banyak dokter seperti Dr Lo.
Menengok sejarah Solo, yang dalam perjalanan waktu penuh intrik, peperangan dan kerusuhan, Dr Lo bagaikan oase di tengah gurun  nan gersang, (Ganug Nugroho Adi)

Rabu, 27 November 2013

Mawar Hitam Ternyata Ada, Tumbuh Alami di Turki

Foto: naturalgarden.org & ilikr.net
Pernah terbayang menerima bunga mawar hitam? Bunga ini benar-benar ada di negara Turki, bunga mawar hitam tumbuh alami di sana. Sayangnya, bunga langka ini mendekati kepunahan.
Dalam banyak cerita dan mitos, bunga mawar hitam sering dikaitkan dengan ilmu hitam atau dunia vampir. Ada juga yang mengatakan bahwa bunga mawar hitam adalah simbol cinta mati. Anda ingin memiliki bunga langka ini? Datanglah ke Halfeti, Turki.
Bunga mawar hitam banyak tumbuh subur di daerah Halfeti. Mengapa bisa ada mawar hitam di sana? Karena daerah Halfeti memiliki kondisi tanah yang langka dan berbeda dengan daerah lain. Iklim di sana juga dipengaruhi oleh sungai Efrat. Perpaduan inilah yang membuat mawar yang tumbuh di sana cenderung berwarna magenta tua atau ungu tua mendekati hitam.

Foto: candan.deviantart.comFoto: candan.deviantart.com
Pigmen alami itu bernama anthocyanin, yaitu kandungan warna alami yang juga terdapat pada raspberry dan blueberry. Mawar-mawar hitam ini biasanya hanya mekar 2 kali dalam setahun selama 15 hari.

Bunga Mawar Hitam Langka Hampir Punah
Sayangnya, konstruksi bendungan di Halfeti menggusur banyak tanah dan lahan. Jumlah mawar hitam yang tumbuh makin sedikit dan hampir mengalami kepunahan. Pejabat dan warga setempat masih berjuang mempertahankan bunga langka ini.
Bunga mawar hitam akan mekar dengan warna merah magenta gelap di musim semi dan musim gugur, namun warna hitamnya akan pudar saat musim panas. Pemerintah masih berusaha mempertahankan bunga langka ini sebagai daya tarik wisata Halfeti.


source : Vemale.com

Kebanggaanku dalam Kesederhanaannya

Salah satu kota kecil yang ada di provinsi Jawa Tengah, tetapi menyimpan begitu banyak harta karun. Kota yang tidak kalah ngetren dibandingkan kota yang lainnya. Kota yang. . . . . ahhh sangat luar biasa bagiku. Taraaaaa, yup kota itu adalah kota Solo aka Surakarta ^_^. Entah sejak kapan mulai terbesit rasa bangga terhadap kota kelahiranku ini. Ehmmm, ngomong-ngomong tentang perbedaan antara kata Solo dan Surakarta itu adalah . . . *krik krik krik* apa yaaaa tauklah yang penting itu kota istimewaku mempunyai 2 nama, keren kan? *salah fokus*


Seperti kataku tadi, Solo menyimpan beribu-ribu harta karun, eits jangan salah sangka dulu, harta karun disini bukan seperti harta karunnya si bajak laut, yang berupa koin-koin emas didalam peti, tetapi harta karun yang ada di Solo berharganya melebihi sepeti koin-koin emas itu, malahan sangking berharganya sampai-sampai tak ternilai deh harganya. Kebudayaannya, kulinernya, event-eventnya, dan tempat-tempat tak terduga yang sebelumnya belum terjamah yang kini telah diubah dengan mantra bimsalabim oleh pemkot Solo.  Meskipun akhir-akhir ini Si Solo sedang tertimpa hal yang sangat tidak menyenangkan yang sedang terjadi di kerajaan, itu tidak akan mengalihkan se-awesome-nya Solo. Dan jabaran berikutnya adalah alasan mengapa aku sangat bangga dengan kotaku ini.

Kota yang terdiri cuma dari 4 huruf ini menandakan kalau kotaku adalah kota yang sederhana. Iyalah sederhana, wong semua biaya hidupnya masih termasuk murah meriah jika dibandingkan dengan kota-kota yang lainnya. Ibarat warung makan itu yaa, harga kaki lima, tapi kualitas bintang lima. Contohnya hanya dengan uang 5000 aja udah bisa makan *apa sih ini dan abaikan* =D . Meskipun sederhana tapi kotaku elegan kok. Banyak acara-acara rutin yang diadakan, nggak hanya acara yang menyorot kebudayaan tetapi acara yang nyentrik pun ditampilkan dan dikemas sedemikian rupanya, seperti SIPA, Batik Solo Carnival, Kreaso, Keroncong Solo, Solo City Jazz, Rock in Solo dan anymore *sangking banyaknya tidak bisa disebutkan satu-satu* *sombong? Nggaklah, cuma bangga aja*


Selain sederhana, Solo juga mempunyai sesuatu yang nggak dipunyai kota lain. Mau tau, apa saja sesuatunya itu? Penasaran yaaa? Oke oke akan aku sebutkan. Solo itu mempunyai rel plus kereta uap Jaladara yang nyentrik ditengah-tengah kota lho, eh nggak ditengah-tengah juga deng, wong relnya dipinggir kok, hehehhe *jayus ya?* maksudku ada rel di pusat kotanya Solo, lebih tepatnya di sepanjang pinggir jalan Slamet Riyadi. Solo juga mempunyai bus tingkat lho, yang diberi nama bus Werkudara. Keren kan namanya? Seperti namanya, bus merah ini gagah banget deh, udah gedhe tingkat pula. Solo juga punya banyak berbagai taman kota, tapi ada satu taman yang emang bener-bener keren deh, sampai-sampai taman ini pernah beberapa kali dijadiin tempat syuting. Satu taman yang serba guna. Ada wisata airnya *jangan dibayangkan seperti wisata waterboom lho ya*, kalau suka dengan berbagai macam hewan reptile disini juga ada, kalau suka yang berbau tantangan disini ternyata juga ada tempatnya untuk outbond, atau kalau cuma kepingin meleyeh-leyehkan diri dibawah pohon-pohon rindang sangat tepat untuk datang ditaman ini, aku jamin pasti ditemani dengan hewan-hewan rusa jinak yang bebas mondar-mandir kesana kemari, hahahha. Di taman ini juga disediakan tempat pentas pertunjukan gitu deh. Satu taman yang serbaguna itu bernama Balekambang. Dan tempat tongkrongan muda mudi Solo tiap malam Minggunya, ya langsung aja meluncur ke area Ngarsopuro, selain ada night marketnya tempat ini juga memberikan kesan yang romantis gimana gitu. Soalnya sepanjang areanya dihiasi lampu-lampu yang ada dikurungan gitu deh. Kalau ke Solo dan belum nyobain sesuatu yang wah-wah ini, itu artinya wisata ke Solonya belum afdol deh. Ya nggak ya nggak?

 kereta uap JALADARA
http://uniqpost.com/wp-content/uploads/2012/04/jaladara2.jpg

bus tingkat WERKUDARA
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg1abFfrZZhzgkftvEDOCnjM3M4o8s28p8OQlae9pex80jCDOrhXt_6xkebZJhFtCA2-Cz9r5gqfzmKMBsufV1tYSWYV0PzaAMxbLID7W6Uy3sbpjV23WZx6TSHaJI0AHCeO9PDLsII6wbH/s1600/qufdigi7.jpg

taman BALEKAMBANG

NGARSOPURO
http://kotawisataindonesia.com/wp-content/uploads/2013/08/ngarsopuro-solo.jpg
http://img268.imageshack.us/img268/5339/cimg5812.jpg

Aku juga bangga dengan penataan pasar-pasar tradisionalnya kota Solo. Nggak ada yang namanya becek, kotor, ataupun menjijikan. Bahkan PKLnya pun dibuatin tempat selayaknya yang pantas buat jualan. Jadi nggak ada lagi PKL-PKL yang bertebaran dan berantakan deh. Penataan kota Solo semakin hari semakin membuat bibirku ini selalu berucap satu kata “waaaahh. . .” *akunya yang ndeso kalik yaa*. Dan tak luput juga dari penglihatanku yang baru aku sadari kalau petugas parkir di Solo ada seragam khasnya sendiri, pake batik lurik gitu deh dan nggak ketinggalan blangkon hitamnya. Pokoknya keren abiiiis. Dan kalau aku berkunjung ke kota lain, tetap kota Solo jadi juara di hatiku. Kotaku yang nggak ada matinya. *jadi terharu sendiri pas ngetik ini*.

 Salah satu koridor di pasar tradisional NUSUKAN :)

 seragam petugas parkir, keren kan? :)
http://cdn.sindonews.com/dynamic/content/2013/08/01/22/768018/JGQ198QvRI.jpg?w=300

Menceritakan tentang Solo itu nggak kan ada habisnya deh. Mungkin kalau aku ikut lomba bercerita satu hari nggak akan cukup untuk menceritakan ke-elokkan kota Solo ini. Dan aku selalu berharap kota Soloku tetap menyandang kesederhanaannya yang menyimpan beribu kebanggaan bagi orang yang menikmatinya dan keep moving forward. *Aamiin* :)



Selasa, 29 Oktober 2013

WISUDA dan perjalanannya

Baru sempet bergulat lagi dengan dunia per-blog-an, setalah berminggu-minggu absen. I really miss it :*

Setelah perjuanganku bertahun-tahun berkutat dengan bangku perkuliahan, paper-paper tugas, mata perkuliahan yang terkadang menyenangkan tapi lebih banyak membosankan, berbagai macam karakter dosen, dan lain sebagainya, akhirnya aku bisa juga menuntaskannya. Hanya dibutuhkan waktu 3 tahun 0 bulan untuk bebas dari kuliah diplomaku. Hebatkan, bisa tepat waktu. Bangga? Tidak sama sekali. hahahaha. Baru bisa bangga kalau aku bisa menghasilkan uang sendiri dari jernih payahku.

Predikat lulus itu ibarat keluar dari beban satu tapi terjun ke pertanggungjawaban yang lebih beraaaaat. Gimana mau bangga (-_-) tapi itulah yang dinamakan dengan dunia kehidupan. Harus siap dalam segala kondisi dan posisi :) ya kan ya kan?

Anyway busway *apasih* tentang wisudaku yang berhasil aku lewati tepat pada tanggal 28 september 2013 lalu berjalan dengan gimana mestinya. Yang seharusnya bisa menjadi hari yang membahagiakan, tapi aku merasa hari yang biasanya. *entahlah apa yang kurasakan*

Ngomong-ngomong tentang gimana usahaku untuk bisa menjadi wisudawati, akan aku ceritakan bagaimana kisahnya. Wait wait wait, aku harus mulai dari mana yaaa, apa aku harus bercerita mulai dari aku kuliah semester 1? Oh NOOOOOO >o< hahahaha, tidak tidak, aku kan bercerita pas di semester terakhirku, SEMESTER 6 :)

Gini nih, sebelum aku menulis laporan yang dinamakan TA, aku harus menjalani proses pemagangan yang lebih dikenal dalam bahasa gaul MAGANG. Sebelum magang, aku harus nyari surat-surat untuk perijinan magang dan itu ribetnya amit-amit jabang baby deh, syusyaaaah sekayi, hahahhaha *lebay?emang iya* Setelah bolak-balik kesana kemari berhari-hari akhirnya dapat juga itu 3 kertas HVS, bukan masalah kertasnya tetapi isinya itu yang penting sekali. Nah, aku menjalani permagangan di sekolah dasar dekat rumahku selama kurang lebih 2 bulan. 2 bulan dengan rutinitas yang monoton, hanya itu itu saja. *membosankan?jangan ditanya lagi*

Lanjuuuuut, setelah selesai magang, tugasku adalah harus mengetik laporan hasil magangku, dengan bantuan dosen pembimbing, beberapa temanku yang baik hati dan pintar dan doa dari kedua orang tuaku, aku berhasil menyelesaikan dalam kurun waktu kurang lebih 3bulan. Dan kalau TA udah selesai harus ada yang namanya sebuah pengujian dari beberapa dosen aka SIDANG. Hari, tanggal, ruang, dan dosen penguji sudah ditentukan, tepat seminggu sebelum sidang, aku terserang sindrom ujian. hahahhahaha :D penyakit lamaku ternyata belum sembuh. Tetapi atas doa saudara-saudara sekalian, aku berhasil melewati sidang itu dengan tenang. Tetapi anehnya setelah dosen membacakan pernyataan kelulusanku, aku merasakan bahwa hal itu biasa saja. *aneeeh*

Setelah itu masih banyak persyaratan yang harus aku cari dan lengkapi, pas puasa-puasa, panas-panas, sendirian pula untuk menjadi seksi sibuk pontang-panting mencari lembaran demi lembaran persyaratan ditambah waktu kepotong dengan libur hari raya Idul Fitri pula, makin mepetlah waktu yang aku punya *cielah bahasanya*, harus berkorban berapa liter kucuran keringat, flasdisk 4GB hilang, dan berapa ratus ribu uang melayang, akhirnya lengkap sudah persyaratan lulus untuk mendapatkan SKL dan persayaratan untuk wisuda :) *senangnya*

Hari H telah tiba, bangun subuh-subuh bener hanya untuk merelakan wajahku dicoret-coret make up, dandan pake kebaya hasil persewaan dari luar kpta, hahahhahaha, tepat jam 6 aku berhasil berubah jadi mbak-mbak yang cuntik *pede banget sih* hanya ditemani mamaku tersayang dan mbaknya mamah, cus lah ke kampus tersayang UNS :) untuk melaksakan resepsi wisuda :) Dan ini dia hasil beberapa jepretan waktu wisuda :D, cekidot :



Rabu, 03 Juli 2013

Resep Derma: Mie DogDog Ala Aa Burjo

Gue tahu lo semua bosen banget makan Indomie yang gitu-gitu aja, cuma direbus, bumbu dikasih piring, ditirisin terus dicampur sama bumbu yang di piring. Bosen kan? gue juga.

Oleh karena itu gue pengen berbagi resep Mie DogDog yang sering lo temuin di Burjo, ini adalah resep turun temurun yang ditemukan oleh Aa Burjo sejak belasan tahun yang lalu. Resep ini sangat rahasia dan hanya penerus Burjo tertentu sajalah yang tahu tentang resep Mie Dog Dog. 

Nggak gue bercanda kok, ini resep gampang banget. Cocok buat cuaca hujan, apalagi pengen diangetin, apalagi lo jomblo, haduh ini resep bakal bikin lebih anget daripada pacar.

Oke siap ya?

Bahan-bahan:

1 bungkus Indomie Goreng (nggak usah aneh-aneh deh pake rasa sate, rasa rendang, pake Mie Sedap juga boleh, sama aja)

Sayuran , terserah mau sawi, mau kol boleh,( mau rumput juga boleh kalau lo doyan sih, yang penting ijo.)

1 telur ayam (telor bebek juga boleh, telor angsa boleh, telur cicak juga boleh tapi porsinya dikit ntar)

2 siung bawang putih (kenapa tidak ada bawang merah? karena bawang merah jahat!)

Kecap
Saus Sambal

Cabe Rawit 3 potong kecil-kecil (lebih juga boleh, nggak pakai juga boleh)

Bumbu: Garam, Lada




Proses pembuatan:

1. Rebus Indomie (saran gue Indomienya lo hancurin dulu, biar porsinya nanti kelihatan banyak) jangan kelamaan, ntar lodoh.. kalau udah kelihatan agak mateng, masukin sayuran. Tiriskan Mie dan Sayuran.

2. Rebus air lagi, jangan banyak-banyak, ini nantinya buat kuah. 

3. Masukkan bawang putih yang udah di haluskan (dikupas juga ye. masa ama kulitnya) , lalu bumbu indomie (bumbu ,minyak,saus, kecap) , garam, lada, cabe rawit

4. Kemudian masukin telor, setelah dimasukkan langsung acak-acak pake sendok. Habis itu tambahin kecap sama saus sambal secukupnya. Porsi kecap sama saus sambel 1 : 2

5.Tunggu 2 menitan, habis itu masukin Mie sama Sayuran yang udah ditirisin tadi, tunggu 1 menit, angkat dan masukin ke mangkok,  (JANGAN LANGSUNG DIMASUKIN MULUT, PANAS!)

6. Taburkan bawang goreng dari Indomie tadi. Jadi deh!

7. PERHATIAN: Semua proses tadi tidak akan terjadi kalau kompor tidak anda hidupkan. TRIMS.





Gimana? Moga-moga nggak sulit ye.. lumayan kan daripada beli di Warung Indomie habis 7000an, mending ditabung.


Kamis, 27 Juni 2013

Iklan yang Bikin Gemes

Hari ini saya akan memposting tentang iklan three terbaru versi anak kecil. Saya pertama kali mendengar di tipi. Ada anak kecil yang polos banget lagi ngomong tentang cita-citanya yang ingin menjadi esmud (eksekutif muda) terus pas ada lagi suara anak kecil perempuan yang ngomongin tentang weekend sarapan di cafe sambil laptopan demi wifi gratisan, pesen sebuah kopi yang minumnya pelan-pelan biar habis sampai siang. Setelah itu ada anak kecil laki-laki yang ngomongin tentang tanggal tua yang makannya cuma mie instan. Di iklan tersebut guwe banget. Sampai tertawa terbahak-bahak. Saya penasaran banget dengan iklan tersebut, saya rekam deh kata-kata tersebut bikin gregetan. Berikut kata-kata anak kecil tersebut,bikin gemes deh.


Versi anak kecil Cewek
“kalau aku udah gede ,aku mau jadi esmud”
“mau jadi bos”
“hari-hari ngomong campur bahasa inggris”
“tiap jumat pulang kantor nongkrong bareng sesama esmud ngomongin proyek besar,biar keliatan sukses”
“suara agak digedein biar kedengeran cewek di meja sebelah”
“kalau weekend sarapan di cafe sambil sibuk laptopan”
“pesen kopi secangkir harga empatpuluhribuan,minumnya pelan-pelan biar tahan sampai siang demi wifi gratis”
“kalau tanggal tua pagi-siang-malam makannya mie instan”
“kalau mau nelpon bisanya cuma miscall”
“jadi orang gede menyenangkan tapi susah dijalanin”




Versi anak kecil Cowok
“kalau aku udah gede aku pengen kerja di multinational company”
“aku mau kerja di gedung tinggi”
“ngomong inglish tiap hari”
“rambut gelimis sepatu mengkilat kaya orang penting”
“tapi ngerjain kerjaan yang kurang penting”
“jadi tukang photo copy, bawain leptop, beres beres kertas”
“ga masalah kerja 15 jam sehari”
“tidur cuma lima jam sehari”
“masalahnya gaji cuma bertahan sampai tanggal 15″
“untung di warteg bisa makan dulu bayar belakangan”
“tapi sayang ga berlaku untuk beli pulsa”