Rabu, 27 November 2013

Kebanggaanku dalam Kesederhanaannya

Salah satu kota kecil yang ada di provinsi Jawa Tengah, tetapi menyimpan begitu banyak harta karun. Kota yang tidak kalah ngetren dibandingkan kota yang lainnya. Kota yang. . . . . ahhh sangat luar biasa bagiku. Taraaaaa, yup kota itu adalah kota Solo aka Surakarta ^_^. Entah sejak kapan mulai terbesit rasa bangga terhadap kota kelahiranku ini. Ehmmm, ngomong-ngomong tentang perbedaan antara kata Solo dan Surakarta itu adalah . . . *krik krik krik* apa yaaaa tauklah yang penting itu kota istimewaku mempunyai 2 nama, keren kan? *salah fokus*


Seperti kataku tadi, Solo menyimpan beribu-ribu harta karun, eits jangan salah sangka dulu, harta karun disini bukan seperti harta karunnya si bajak laut, yang berupa koin-koin emas didalam peti, tetapi harta karun yang ada di Solo berharganya melebihi sepeti koin-koin emas itu, malahan sangking berharganya sampai-sampai tak ternilai deh harganya. Kebudayaannya, kulinernya, event-eventnya, dan tempat-tempat tak terduga yang sebelumnya belum terjamah yang kini telah diubah dengan mantra bimsalabim oleh pemkot Solo.  Meskipun akhir-akhir ini Si Solo sedang tertimpa hal yang sangat tidak menyenangkan yang sedang terjadi di kerajaan, itu tidak akan mengalihkan se-awesome-nya Solo. Dan jabaran berikutnya adalah alasan mengapa aku sangat bangga dengan kotaku ini.

Kota yang terdiri cuma dari 4 huruf ini menandakan kalau kotaku adalah kota yang sederhana. Iyalah sederhana, wong semua biaya hidupnya masih termasuk murah meriah jika dibandingkan dengan kota-kota yang lainnya. Ibarat warung makan itu yaa, harga kaki lima, tapi kualitas bintang lima. Contohnya hanya dengan uang 5000 aja udah bisa makan *apa sih ini dan abaikan* =D . Meskipun sederhana tapi kotaku elegan kok. Banyak acara-acara rutin yang diadakan, nggak hanya acara yang menyorot kebudayaan tetapi acara yang nyentrik pun ditampilkan dan dikemas sedemikian rupanya, seperti SIPA, Batik Solo Carnival, Kreaso, Keroncong Solo, Solo City Jazz, Rock in Solo dan anymore *sangking banyaknya tidak bisa disebutkan satu-satu* *sombong? Nggaklah, cuma bangga aja*


Selain sederhana, Solo juga mempunyai sesuatu yang nggak dipunyai kota lain. Mau tau, apa saja sesuatunya itu? Penasaran yaaa? Oke oke akan aku sebutkan. Solo itu mempunyai rel plus kereta uap Jaladara yang nyentrik ditengah-tengah kota lho, eh nggak ditengah-tengah juga deng, wong relnya dipinggir kok, hehehhe *jayus ya?* maksudku ada rel di pusat kotanya Solo, lebih tepatnya di sepanjang pinggir jalan Slamet Riyadi. Solo juga mempunyai bus tingkat lho, yang diberi nama bus Werkudara. Keren kan namanya? Seperti namanya, bus merah ini gagah banget deh, udah gedhe tingkat pula. Solo juga punya banyak berbagai taman kota, tapi ada satu taman yang emang bener-bener keren deh, sampai-sampai taman ini pernah beberapa kali dijadiin tempat syuting. Satu taman yang serba guna. Ada wisata airnya *jangan dibayangkan seperti wisata waterboom lho ya*, kalau suka dengan berbagai macam hewan reptile disini juga ada, kalau suka yang berbau tantangan disini ternyata juga ada tempatnya untuk outbond, atau kalau cuma kepingin meleyeh-leyehkan diri dibawah pohon-pohon rindang sangat tepat untuk datang ditaman ini, aku jamin pasti ditemani dengan hewan-hewan rusa jinak yang bebas mondar-mandir kesana kemari, hahahha. Di taman ini juga disediakan tempat pentas pertunjukan gitu deh. Satu taman yang serbaguna itu bernama Balekambang. Dan tempat tongkrongan muda mudi Solo tiap malam Minggunya, ya langsung aja meluncur ke area Ngarsopuro, selain ada night marketnya tempat ini juga memberikan kesan yang romantis gimana gitu. Soalnya sepanjang areanya dihiasi lampu-lampu yang ada dikurungan gitu deh. Kalau ke Solo dan belum nyobain sesuatu yang wah-wah ini, itu artinya wisata ke Solonya belum afdol deh. Ya nggak ya nggak?

 kereta uap JALADARA
http://uniqpost.com/wp-content/uploads/2012/04/jaladara2.jpg

bus tingkat WERKUDARA
http://2.bp.blogspot.com/-_TFrXvFAlhg/Tdq5T9OvE5I/AAAAAAAAAAY/CASIS7enPpc/s1600/qufdigi7.jpg

taman BALEKAMBANG

NGARSOPURO
http://kotawisataindonesia.com/wp-content/uploads/2013/08/ngarsopuro-solo.jpg
http://img268.imageshack.us/img268/5339/cimg5812.jpg

Aku juga bangga dengan penataan pasar-pasar tradisionalnya kota Solo. Nggak ada yang namanya becek, kotor, ataupun menjijikan. Bahkan PKLnya pun dibuatin tempat selayaknya yang pantas buat jualan. Jadi nggak ada lagi PKL-PKL yang bertebaran dan berantakan deh. Penataan kota Solo semakin hari semakin membuat bibirku ini selalu berucap satu kata “waaaahh. . .” *akunya yang ndeso kalik yaa*. Dan tak luput juga dari penglihatanku yang baru aku sadari kalau petugas parkir di Solo ada seragam khasnya sendiri, pake batik lurik gitu deh dan nggak ketinggalan blangkon hitamnya. Pokoknya keren abiiiis. Dan kalau aku berkunjung ke kota lain, tetap kota Solo jadi juara di hatiku. Kotaku yang nggak ada matinya. *jadi terharu sendiri pas ngetik ini*.

 Salah satu koridor di pasar tradisional NUSUKAN :)

 seragam petugas parkir, keren kan? :)
http://cdn.sindonews.com/dynamic/content/2013/08/01/22/768018/JGQ198QvRI.jpg?w=300

Menceritakan tentang Solo itu nggak kan ada habisnya deh. Mungkin kalau aku ikut lomba bercerita satu hari nggak akan cukup untuk menceritakan ke-elokkan kota Solo ini. Dan aku selalu berharap kota Soloku tetap menyandang kesederhanaannya yang menyimpan beribu kebanggaan bagi orang yang menikmatinya dan keep moving forward. *Aamiin* :)



0 komentar:

Posting Komentar