Minggu, 21 April 2013

Beberapa Percakapan Aneh


Percakapan 1 :

Me : Mas Excel (my little brother, 7tahun), artinya what itu apa. (bermaksud memberi tahu, bukannya bertanya)
Brother : Aku ndak tau mbak. (muka bingung)
Me : Lha iya, artinya what itu dalam bahasa Indonesia itu apa. (masih bermaksud menjelaskan)
Brother : Mbak, mas Excel ndak tahu artinya. (muka mulai sebel)
Me : What itu kalo diartiin dalam bahasa Indonesia itu artinya apa. (sambil tertawa gemes)
Brother : Embak i, di bilangin ngeyel. Mas Excel ndak tau artinya mbak. (ikut tertawa gemes)
*ini yang salah siapa yaak :|

Percakapan 2 :

Dhek Gendhis (my sister, 16th) : Ayah, gigiku mau tak behel.
Ayah : Behel itu apa dhek? (muka bingung)
Dhek Gendhis : Behel itu yang giginya dikawat itu lho Yah.
Ayah : Gigi e jangan dikawat dhek, nanti ndak teyengen (berkarat) lho. (muka serius)
Dhek Gendhis : Ayah i. (gemes gemes gimana gitu)
Aku : (ngakak ndak berhenti2) *konyol

Percakapan 3 :

Me : Mah, marah-marah wae nanti nyesel lho.
Mama : Kok bisa nyesel dhek? (marahnya sedikit ilang, gara2 bingung)
Me : Iya, nyesel nanti. Lha uange mamah kan utuh terus ndak ada yang minta. (mrenges)
Mama : (ketewa juga). Malah bereran. Uange mamah ndak utuh.
Me : Tak laporin komnahas lho mah. Tidak menafkahi anak kecil dan masih dibawah umur.
Mama : (jitak kepalaku) Anak kecil kok tau uang. Umurmu berapa ngaku2 dibawah umur.
me : (mrenges)
*apa salahku mah, dimarahin 2hari berturut2*

Percakapan 4 :

Brother : Mbak hana, mas excel pengen masuk pondok kaya mas haidar (salah satu adik sepupuku)
Me : Lha kok pengen masuk pondok mas? ndak enak lho dipondok ndak ada ceweknya.
Brother : (muka senyum senyum malu) mas excel pengen bisa bela diri kaya mas haidar. Biar ceweknyaa banyak. (muka polos)
Me : maaaass exceeell. (gemes, meluncurkan ciuman dipipinya bertubi tubi)

Percakapan 5 :

Sore-sore sepeda motoran dengan my little brother.
Me : Mas excel, tau hewan apa aja yang ada disawah. (niatnya mau ngasih tebakan sambil belajar)
Brother : Ada ular, kodok, terus keong. (senyum gara2 bisa jawab soalnya kalo gak bisa jawab hukumannya dapet ciumanku dipipinya dan dia ndak mau dicium)
Me : Pinter.
Brother : Mbak tau ndak, kalo ularnya mati terus dikubur nanti tumbuh pohon ular. (tak ada tawa)
Me : (kaget+gemes) Kok bisa, emang biji kelengkeng. Ditanem tumbuh pohon kelengkeng. Bedaa yooo maaass.
Brother : Bisa mbak. (masih ngeyel)
Me : Lha daunnya masak panjang2 kaya ular gitu dhek (o'on ku masih aja nanggepi + ketawa gemes)
Brother : iyalah mbak. Namane juga pohon ular kok.
*ini yang salah siapa*




0 komentar:

Posting Komentar